tanamanhias
Tanaman Hidroponik

Tanaman Hias Hidroponik Yang Mempercantik Rumah

Tanaman Hias Hidroponik

Siapa bilang tanaman hias tidak dapat ditanam secara hidroponik? Bahkan saat anda memutuskan untuk menanam tanaman hias hidroponik ini maka akan berdampak pada keindahan rumah anda.

Selain dapat menyejukkan udara dan meminimalisir polusi udara, manfaat tanaman hias hidroponik bagi lingkungan adalah menambah kadar oksigen di udara. Tentunya oksigen harus tercukupi bagi tubuh, karena semakin banyak kandungan oksigen yang tersedia pada suatu lingkungan, kualitas kesehatan manusia juga bisa ditingkatkan. (baca https://denyahidroponik.com/merasakan-manfaat-dari-hidroponik/)

Dalam konteks umum, tanaman hias adalah salah satu dari pengelompokan berdasarkan fungsi dari tanaman hortikultura. Bagian yang dimanfaatkan tidak semata hanyalah bunga, tetapi kesan keindahan yang dimunculkan oleh tanaman ini.

Selain bunga (warna dan aroma), daun, buah, batang, bahkan pepagan dapat menjadi komponen yang dimanfaatkan. Sebagai contoh, beberapa ranting tumbuhan yang mengeluarkan aroma segar dapat diletakkan di ruangan untuk mengharumkan ruangan dapat menjadikannya sebagai tanaman hias.

Yang menjadi bagian yang cukup penting dari tanaman hias hidroponik adalah segi bentuk dan penempatannya. Jika halamanmu kurang luas atau bahkan hanya cukup untuk parkir sepeda motor, jangan khawatir. Tanaman hias hidroponik bisa disusun dalam rak-rak yang meningkat atau dengan cara menggantung.

Jenis Tanaman

A. Suplir

Suplir adalah tumbuhan paku populer untuk penghias ruangan atau taman yang termasuk dalam marga Adiantum, yang tergolong dalam anaksuku Vittarioideae, suku Pteridaceae Nama “suplir” merupakan adaptasi dari chevelure (dibaca \ʃəv.lyʁ\ dari bahasa Prancis, yang berarti “seluruh rambut di kepala”), nama yang diperkenalkan orang Belanda sewaktu masa penjajahan.

suplir-tanaman-hias-hidroponik

Tanaman hias ini sudah populer di era 1990-an. Pemeliharaan suplir sebagai tanaman hias harus memperhatikan penyiraman. Kekeringan yang dialami suplir menyebabkan daun mengering dan menggulung. Hal ini tidak bisa diatasi dengan penyiraman karena daun yang kering tidak bisa pulih.

Penanganannya adalah dengan membuang seluruh ental yang kering hingga dekat rimpang dan mengganti media tumbuh. Dalam waktu beberapa hari tunas baru akan muncul apabila perawatan dilakukan dengan benar.

B. Bunga Matahari

Tentunya bunga ini sudah sangat akrab dengan kita. Mungkin juga hampir setiap hari kita menemukan jenis bunga ini di jalanan. Bahkan orang-orang sering menanam bunga ini pada lahan pekarangan secara konvensional di teras rumah mereka.

bungahiashidoponik

Bunga matahari memiliki ciri khas yaitu: permukaannya besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan diameter kepala bunga bisa mencapai 30 cm.

Menurut sejarah, tumbuhan ini telah dibudidayakan oleh orang-orang Indian Amerika Utara sejak ribuan tahun lalu. Selanjutnya tersebar ke Amerika Selatan dan menjadi salah satu sumber pangan bagi warga Inka.

Setelah penaklukan oleh orang Eropa, bunga Matahari diperkenalkan ke Eropa dan berbagai penjuru dunia lainnya pada abad ke-16. Semenjak abad ke-17 bijinya digunakan dalam campuran roti atau diolah sebagai pengganti kopi serta cokelat. Penggunaannya sebagai sumber minyak mulai dirintis pada abad ke-19.

Nah, untuk merawatnya cukup menyiram air dan larutan nutrisi sehari sekali. Bisa dilakukan secara manual atau dengan sistem tetes agar lebih praktis. Sebagai medianya bisa menggunakan arang sekam atau pasir.

C. Aglaonema/Sri Rejeki

Aglaonema, sri rezeki, atau chinese evergreen merupakan tanaman hias populer dari suku talas-talasan atau Araceae. Genus Aglaonema memiliki sekitar 30 spesies.

aglonema hidrogel tanaman hias hidroponik

Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi. Tanaman ini memiliki akar serabut serta batang yang tidak berkambium (berkayu). Daun Menyirip serta memiliki pembuluh pengangkut berupa xylem dan floem yang tersusun secara acak.

Perawatannya juga mudah banget lho! Meskipun membutuh sinar matahari, tapi tanaman hias ini juga bisa tumbuh subur di dalam rumah.

D. Anggrek

Bunga anggrek adalah salah satu jenis tanaman hias yang memiliki pesona sangat indah. Tak heran jika bunga indah ini dijadikan sebagai salah satu bunga nasional Indonesia. Untuk cara penataannya pun bervariasi. Anggrek bisa ditanam menempel di dinding atau menggunakan pot. Kamu bisa menyusun pot menjadi berundak atau digantung agar jauh dari hama.

anggrek-tanaman-hias-hidroponik

Nah, untuk perawatannya sendiri pun berbeda-beda setiap varietas. Berdasarkan penyinarannya, terdapat tiga jenis, yakni:

– Harus terkena sinar matahari langsung

– Bisa tumbuh baik di tempat yang tak tepapar sinar matahari langsung

– Tidak bisa tumbuh baik di tempat yang terpapar sinar matahari langsung

E. Lidah Buaya

Tanaman hias hidroponik selanjutnya yaitu lidah buaya atau aloevera. Kamu bisa meletakkan tanaman ini di dalam maupun luar ruangan dengan media tanam hidrogel atau arang sekam.

lidah buaya tanaman hias hidroponik

Lidah buaya (aloevera) adalah spesies tumbuhan dengan daun berdaging tebal dari genus Aloe. Tumbuhan ini bersifat menahun, berasal dari Jazirah Arab, dan tanaman liarnya telah menyebar ke kawasan beriklim tropis, semi-tropis, dan kering di berbagai belahan dunia.

Tanaman lidah buaya banyak dibudidayakan untuk pertanian, pengobatan, dan tanaman hias, dan dapat juga ditanam di dalam pot. Selain itu lidah buaya bisa dimanfaatkan sebagai obat, bahan kosmetik, serta produk minuman.

Sebenarnya ada beberapa jenis tanaman hias lainnya yang bisa dikoleksi dengan menggunakan sistem hidroponik. Tapi kelima jenis tanaman hias hidroponik di atas bisa anda pilih untuk dicoba di rumah. Salam, denyahidroponik.

Berbagi ke teman !!

Leave a Reply

Your email address will not be published.